Minggu, 11 Februari 2018

STRUKTUR DAN FUNGSI KULIT



KULIT :)



A. PENGERTIAN KULIT
Kulit adalah organ terluar dari tubuh yang melapisi seluruh tubuh manusia. Berat kulit diperkirakan sekitar 7 % dari berat tubuh total. Pada permukaan luar kulit terdapat pori – pori (rongga) yang menjadi tempat keluarnya keringat. Kulit adalah organ yang memiliki banyak fungsi, diantaranya adalah sebagai pelindung tubuh dari berbagai hal yang dapat membahayakan, sebagai alat indra peraba, sebagai salah satu organ yang berperan dalam eksresi, pengatur suhu tubuh, dll. Secara umum kulit memiliki 2 lapisan yaitu Epidermis (Kulit ari) dan Dermis (Kulit Jangat) serta terdapat lapisan lemak bawah kulit (Hipodermis) yang juga sering dibahas. Beberapa sumber juga mengatakan bahwa lapisan lemak bawah kulit juga termasuk ke dalam lapisan kulit, tidak dipisahkan dalam pengelompokkan lapisan kulit tersebut.

B. FUNGSI KULIT

Sebagai Pelindung tubuh dari berbagai ancaman
Dengan adanya kulit yang menjadi bagian terluar tubuh, maka tubuh kita dapat terlindung dari berbagai macam ancaman seperti mikroorganisme yang berbahaya, sinar matahari, mengurangi kerusakan akibat terbentur, serta melindungi kontak langsung dengan zat kimia.

Sebagai Indra Peraba
Pada kulit terdapat banyak ujung – ujung persarafan tubuh, oleh karena itu ketika mendapat rangsangan, kita dapat merasakaanya melalui tubuh. Contohnya seperti rangsangan sentuhan, panas, dingin, nyeri, dll.

Sebagai Alat Eksresi
Kulit merupakan tempat keluarnya keringat, keringat ini merupakan sisa metabolisme yang terdiri atas berbagai unsur yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh. Kulit mengeluarkan sekitar 1 liter keringat dalam sehari, keringat tersebut dikeluarkan dari pori – pori (rongga kecil pada permukaan kulit).

Sebagai Pengatur Suhu Tubuh
Kulit akan terus menjaga agar suhu tubuh tidak dipengaruhi oleh suhu lingkungan, artinya tetap diusahakan suhu tubuh tidak berubah meskipun terjadi perubahan suhu lingkungan. Proses ini dilakukan dengan menyeimbangkan antara pengeluaran dan pemasukkan panas tubuh oleh kulit. Normalnya suhu tubuh manusia 36,6 – 37,2 derajat celcius, dan suhu kulit lebih rendah sedikit dari suhu tubuh.

Sebagai Penyimpan Lemak
Bagian bawah lapisan dermis kulit berperan sebagai tempat penyimpanan lemak. Lemak disimpan dalam bentuk tetes-tetes lemak, dan lemak itu akan digunakan apabila diperlukan, contohnya ketika dibutuhkan energi lebih, lemak akan dijadikan energi karena juga berfungsi sebagai cadangan energi.

Sebagai Tempat Pembuatan Vitamin D
Pada Kulit terdapat provitamin D yang berasal dari makanan, dengan bantuan sinar ultraviolet dari matahari, vitamin D tersebut akan diubah menjadi vitamin D.

C. LAPISAN – LAPISAN KULIT

SUMBER GAMBAR KLIK DISINI

Lapisan kulit Terbagi menjadi Epidermis (Lapisan Luar atau Kulit Ari), Dermis (Lapisan Dalam atau Kulit Jangat) , dan Hipodermis (Lapisan pengikat Bawah kulit atau Lapisan Lemak kulit)

1. Lapisan Epidermis ( Lapisan Luar atau Kulit Ari )
Lapisan Epidermis memiliki tebal kurang lebih 0,1 mm dan terdiri atas empat lapisan jaringan epitel. Setiap Lapisan pada Epidermis memiliki ciri khas tersendiri, Lapisan Epidermis ini tidak memiliki pembuluh darah, sehingga ia mendapatkan suplai nutrisi melalui proses difusi dari lapisan dermis yang ada dibawahnya. Berikut adalah 4 Lapisan pada Epidermis :

Lapisan Tanduk (Stratum Korneum), merupakan lapisan kulit paling luar dari tubuh, lapisan ini terus mengalami deskuamasi (pengelupasan lapisan paling luar) secara terus menerus. Berbagai sel penyusun jaringan ini akan dihidrolisis menjadi kreatin (zat tanduk) yang tahan air, oleh karena itu disebut tersusun oleh sel – sel mati. Lapisan ini tidak dilapisi pembuluh darah, sehingga apabila mengelupas tidak akan menimbulkan rasa sakit dan tidak mengeluarkan darah. Lapisan ini berfungsi mencegah masuknya bakteri dan mengurangi menguapnya cairan.

Lapisan Malphigi (Stratum Granulosum), merupakan lapisan kulit yang disusun oleh sel – sel hidup yang mendapatkan nutrisi dari pembuluh kapiler pada lapisan dermis. Lapisan malphigi merupakan lapisan yang berperan dalam memberikan warna pada kulit manusia. Zat utama dalam pewarnaan kulit ini disebut dengan Melanin. Tentunya sahabat sudah tahu bahwa warna kulit bisa berbeda beda, bisa hitam, putih, sao matang, dll. Apabila tertumpuknya melanin pada suatu tempat maka akan terbentuk bintik berwarna hitam dan tahi lalat.

Lapisan Spinosum (Stratus Spinosum), merupakan lapisan kulit yang disusun oleh berbagai sel yang tidak beraturan bentuknya. Sel – sel pada lapisan ini memiliki kemampuan untuk membelah diri. Lapisan ini berfungsi untuk menjaga kekuatan dan kelenturan kulit.

Lapisan Basal (Stratum Germinativum), merupakan lapisan kulit yang secara kontinu terus membelah diri untuk memperbarui bagian Epidermis yang rusak. Lapisan Ini merupakan lapisan paling bawah dari bagian epidermis. Lapisan Basal Selalu membentuk kulit yang baru sehingga kulit terjaga secara periodik.

2. Lapisan Dermis (Kulit Jangat)
Lapisan Dermis (Kulit Jangat) adalah lapisan kulit yang terdiri atas pembuluh darah, kelenjar minyak, kantung rambut, ujung – ujung saraf indra, dan kelenjar keringat. Pembuluh darah pada lapisan ini sangat luas sehingga mampu menampung sekitar 5 % dari jumlah darah di seluruh tubuh. Berikut adalah penjelasan untuk penyusun Kulit Dermis :

Pembuluh Darah, Merupakan pembuluh darah kapiler yang berfungsi sebagai pemberi nutrisi dan juga oksigen kepada sel – sel kulit serta rambut agar tidak mati dan rusak. Pembuluh darah juga berfungsi dalam menjaga panas tubuh karena adanya oksigen di dalam pembuluh darah.

Ujung Saraf Indra, terdiri dari ujung saraf peraba dan ujung saraf perasa. Bagian ujung saraf perasa ini dapat merasakan rangsangan berupa sentuhan, tekanan, nyeri, dingin, dan panas. Sedangkan ujung saraf peraba dapat merasakan kasar atau halusnya sesuatu. Ujung saraf ini tidak tersebar merata ke seluruh permukaan lapisan dermis, contohnya ujung – ujung jari lebih banyak memiliki ujung – ujung saraf peraba.

Kelenjar Keringat, merupakan kelenjar yang berfungsi untuk sistem eksresi keringat yang terdiri atas air dan mineral lain. Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya, keringat dihasilkan kemudian dibawa ke permukaan untuk dikeluarkan melalui pori – pori (rongga kulit). Keringat merupakan zat – zat sisa metabolisme terutama garam dapur.

Katung Rambut, merupakan bagian rambut yang berisi akar dan batang rambut. Rambut dapat tumbuh karena mendapat suplai nutrisi dari pembuluh kapiler ke akar rambut. Di dekat akar rambut terdapat otot – otot yang dapat menegangkan rambut ketika ia berkontraksi, dan dekat akar rambut terdapat ujung – ujung saraf perasa, sehingga saat rambut dicabut kita dapat merasakannya.

Kelenjar Minyak, merupakan kelenjar yang terletak disekitar batang rambut. Kelenjar minya berfungsi untuk menghasilkan minyak yang menjaga rambut tetap sehat dan agar rambut tidak kering.

3. Hipodermis ( Jaringan ikat Bawah Kulit)
Hipodermis (Jaringan ikat Bawah Kulit) merupakan jaringan ikat yang terletak di bawah lapisan dermis, namun batas pemisah antara bagian Hipodermis dengan bagian dermis ini tidak jelas. Lapisan ini merupakan tempat penyimpanan lemak dalam tubuh, sehingga sering juga dikenal dengan Lapisan Lemak Bawah Tubuh. Lemak tersebut berfungsi untuk melindungi dari benturan benda keras, sebagai penjaga suhu tubuh karena lemak dapat menyimpan panas, dan sebagai sumber energi cadangan.

STRUKTUR DAN FUNGSI SISTEM EKSRESI (Ginjal)



GINJAL^^


A. PENGERTIAN GINJAL
Ginjal adalah organ berbentuk seperti kacang yang merupakan organ utama dalam sistem eksresi manusia. Manusia mempunyai sepasang ginjal yang terletak di belakang perut. Ginjal terletak di bawah hati dan limpa, pada bagian atas ginjal terdapat kelenjar adrenal atau yang juga sering disebut kelenjar suprarenal. Fungsi utama ginjal adalah untuk menyaring kotoran dari darah dan membuangnya dalam bentuk urin. Ginjal mempunyai ukuran panjang sekitar 11,5 cm, lebar 6 cm dan ketebalah sekitar 3 cm dengan berat 120 – 170 gram.
Pengertian, Struktur dan Fungsi Ginjal
GINJAL
B. FUNGSI GINJAL
1. Menyaring darah dari Zat Hasil Metabolisme
Setiap saat terjadi proses metabolisme di dalam tubuh. Hasil dari proses metabolisme ini ada yang tidak dibutuhkan sehingga akan berbahaya apabila tetap berada di dalam tubuh. Nah melalui sistem sirkulasi, saat darah berada di ginjal, komponen yang tidak penting dan berbahaya tersebut akan disaring untuk dikeluarkan dalam bentuk urin.A. PENGERTIAN GINJAL
Ginjal adalah organ berbentuk seperti kacang yang merupakan organ utama dalam sistem eksresi manusia. Manusia mempunyai sepasang ginjal yang terletak di belakang perut. Ginjal terletak di bawah hati dan limpa, pada bagian atas ginjal terdapat kelenjar adrenal atau yang juga sering disebut kelenjar suprarenal. Fungsi utama ginjal adalah untuk menyaring kotoran dari darah dan membuangnya dalam bentuk urin. Ginjal mempunyai ukuran panjang sekitar 11,5 cm, lebar 6 cm dan ketebalah sekitar 3 cm dengan berat 120 – 170 gram.
Pengertian, Struktur dan Fungsi Ginjal
GINJAL
B. FUNGSI GINJAL
1. Menyaring darah dari Zat Hasil Metabolisme
Setiap saat terjadi proses metabolisme di dalam tubuh. Hasil dari proses metabolisme ini ada yang tidak dibutuhkan sehingga akan berbahaya apabila tetap berada di dalam tubuh. Nah melalui sistem sirkulasi, saat darah berada di ginjal, komponen yang tidak penting dan berbahaya tersebut akan disaring untuk dikeluarkan dalam bentuk urin.
2. Menjaga Keseimbangan Air dalam Tubuh
Setiap hari ginjal kita mengeluarkan sekitar 2 liter air dalam bentuk urin. Karena adanya fungsi ini maka ginjal dapat menjaga kesimbangan atau homeostasis air dalam tubuh.

3. Mejaga keseimbangan Asam dan Basa
Masih terkait dengan fungsi dalam mensekresikan urin. Ginjal juga dapat menjaga keseimbangan asam dalam tubuh dengan mengatur pengeluaran asam atau basa melalui urin tersebut.

4. Menghasilkan beberapa hormon dan vitamin
Ginjal dapat menghasilkan eritropoetin, renin, kalsitriol (vitamin D3).
  • Eritropoetin merupakan hormon yang berfungsi untuk merangsang peningkatan produksi sel darah merah oleh sumsum tulang.
  • Renin berperan dalam pengaturan tekanan darah.
  • Kalsitriol (Vitamin D3) berfungsi untuk mengatur keseimbangan kalsium dan hormon prostaglandin di dalam tubuh.

5. Mengatur kadar kalium dalam darah melalui penyerapannya di bagian nefron ginjal.

C. STRUKTUR GINJAL DAN BAGIAN BAGIAN GINJAL
Jika ginjal dipotong secara melintang, maka akan terlihat beberapa struktur utama penyusun ginjal. Secara umum ada 3 struktur, Bagian paling luar ginjal disebut korteks, kemudia bagian setelah korteks adalah medulla ginjal, dan bagian paling dalam disebut pelvis ginjal. Di dalam korteks dan medulla ginjal terdapat unit struktural dan fungsional ginjal yang disebut nefron. Nefron ini adalah komponen yang paling penting karena menjalankan sebagian besar fungsi ginjal. Jumlah nefron yang  terdapat di dalam ginjal adalah sekitar 1 juta nefron. Pada bagian luarnya, ginjal dbungkus oleh jaringan fibrosa tipis yang disebut kapsula fibrosa ginjal. Di luar kapsula ginjal juga terdapat jaringan lemak perirenal.

Berikut adalah beberapa bagian utama ginjal :
1. Korteks Ginjal
Korteks merupakan bagian terluar dari ginjal yang berfungsi sebagai tempat terjadinya filtrasi dan ultafiltrasi. Di dalam korteks terdapat nefron yag membuat permukaan ginjal lebih luas, nefron juga merupakan komponen utama dalam proses filterisasi zat yang tidak diperlukan oleh tubuh.
2. Medula Ginjal
Medula ginjal merupakan bagian yang berbentuk kerucut seperti piramida. Satu ginjal terdiri dari 8 – 12 piramida. Pada medula terdapat beberapa saluran seperti tubulus kolektivus, lengkung henle, dan tubulus kontortus. Fungsi medula ginjal adalah untuk menyerap zat nutrisi yang masih bisa dipakai dari hasil saringan korteks ginjal.

3. Pelvis Ginjal
Pelvis atau rongga ginjal merupakan bagian dari ureter yang melebar. Pelvis merupakan tempat penampungan urin sementara sebelum urin tersebut menuju ke organ eksresi selanjutnya.
BAGIAN BAGIAN GINJAL
4. Pembuluh Darah Ginjal
Ginjal mempunyai arteri dan vena utama. Seperti halnya pada organ lain, arteri berfungsi untuk membawa darah bersih yang berisikan oksigen dan nutrisi, sedangkan vena berfungsi untuk membawa darah kotor yang berisikan karbon dioksida.

5. Nefron
Seperti yang telah kami singgung sebelumnya, nefron merupakan struktur terpenting dari ginjal. Nefron berfungsi sebagai unit penyaringan darah dan untuk menghasilkan urin. Manusia mempunyai dua jenis nefron, yaitu nefron kortikal dan nefron jukstamedularis. Nefron kortikal mempunyai lengkung henle yang pendek, sedangkan nefron jukstamedularis memiliki lengkung henle yang lebih panjang. 80 persen nefron yang ada di ginjal manusia adalah nefron kortikal, sedangkan 20 persen lainnya adalah nefron jukstamedularis. Nefron terdiri dari beberapa bagian utama :
  • Badan malphigi, merupakan bagian nefron ginjal yang terdiri dari glomerulus dan kapsula bowman. Fungsi badan malpigi adalah sebagai tempat dimana terdapatnya alat penyaringan darah.
  • Glomerulus, merupakan struktur yang berfungsi sebagai tempat penyaringan darah untuk menyaring air, asam amino, garam, urea dan glukosa. Hasil dari saringan glomerulus disebut urin primer.
  • Kapsula Bowman, merupakan organ berbentuk seperti kapsul yang membungkus glomelurus. Fungsi Kapsula bowman adalah untuk mengumpulkan cairan hasil penyaringan glomerulus.
  • Tubulus Kontortus Proksimal, merupakan tempat penyerapan kembali (reabsorbsi) urin primer. Hasil dari penyaringan tubulus kontortus proksimal disebut urin sekunder. Urin sekunder ini mengandung kadar urea yang tinggi.
  • Lengkung Henle, merupakan saluran setengah lingkaran yang menghubungkan tubulus kontortus proksimal dengan tubulus kontortus distal. Lengkung Henle menjaga agar urin tidak kembali pada organ yang telah dilewatinya.
  • Tubulus kontortus distal, merupakan tempat untuk melepaskan zat tidak berguna lain atau berlebihan dalam urin sekunder. Proses yang dilakukan tubulus kontortus distal disebut proses augmentasi. Hasil dari cairan yang telah melewati tubulus kontortus distal adalah urin yang sesungguhnya.
  • Tubulus Kolektivus, merupakan saluran sempit yang panjang, berfungsi untuk menampung urin sementara di dalam nefron sebelum disalurkan ke pelvis ginjal.
Pengertian, Struktur, Fungsi Nefron Ginjal
NEFRON GINJAL

E. PROSES PEMBENTUKAN URIN DI GINJAL
Secara umum proses pembentukan urin di dalam ginjal terdiri atas 3 tahapan.
1. Filtrasi (Penyaringan)
Darah yang masuk melalui arteri ginjal akan melewati glomerulus. Pada bagian glomerulus akan terjadi pemisahan zat bermolekul besar dengan zat bermolekul kecil. Zat bermolekul besar dan protein akan tetap berada di dalam darah dan menuju struktur selanjutnya, sedangkan zat bermolekul kecil akan ditahan. Cairan hasil dari proses yang terjadi di dalam glomerulus disebut urin primer atau filtrat glomerulus. Urin primer yang mengandung air, glukosa, garam dan urea ini selanjutkan akan disimpan sementara di dalam kapsula bowman. Dalam keadaan normal urin primer tidak mengandung eritorsi, kadar protein dalam urin primer juga hanya sekitar 0,03 %.

2. Proses Reabsorpsi (Penyerapan Kembali)
Reabsorpsi terjadi di dalam tubulusu kontortus proksimal. Proses ini dijalankan oleh sel – sel epitel di tubulus kontortus proksimal tersebut. Fungsi proses reabsorpsi adalah penyerapan kembali zat – zat yang masih bisa dipakai di dalam urin primer. Beberapa zat tersebut antara lain adalah glukosa, asam amin, Natrium, Kalsium, Kalium, HCO3- dan HbO42-. Hasil dari proses reabsorpbsi ini disebut dengan urin sekunder dan mengadung lebih banyak urea. Urin sekunder kemudian akan masuk ke lengkung henle, disini terjadi osomosi air sehingga volume urin menjadi berkurang dan lebih pekat.

3. Prses Augmentasi (Pengumpulan)
Setelah melewati lengkung henle, urin sekunder akan memasuki tubulus kontortus distal dan memasuki tahap augmentasi. Pada proses ini akan terjadin pengeluaran zat sisa oleh darah seperti H+, K+, NH3 dan keratinin. Ion H+ dikeluarkan untuk menjaga pH darah. Proses Augmentasi akan menghasilkan urin yang sesungguhnya.
Urin ini akan menuju ke tubulus kolektivus untuk dibawa ke pelvis ginjal. Kemudian disimpan sementara di pelvis ginjal sebelum akhirnya dikeluarkan.
Diberdayakan oleh Blogger.

ALAT OPTIK (TELESKOP)

ALAT OPTIK (TELESKOP) PENGERTIAN TELESKOP Teleskop adalah sebuah alat bantu penglihatan (optik) untuk mengamati benda-benda yang ja...

Cari Blog Ini

About

Popular Posts

 

ARTIKEL IPA Template by Ipietoon Cute Blog Design and Waterpark Gambang